LAOSAN

Eleutheronema tetradactylum

LAOSAN
Ikan Laut 30 - 60 cm 0.2 - 0.5 kg Sepanjang tahun

Deskripsi

1. Karakteristik Fisik (Morfologi)
  • Bentuk Tubuh: Memiliki bentuk tubuh bulat memanjang menyerupai torpedo dengan bagian samping agak pipih lateral. [1, 2]
  • Ukuran: Umumnya ditangkap pada ukuran sekitar 60 cm, namun pertumbuhan maksimalnya bisa mencapai panjang 160 cm. [1]
  • Bagian Kepala: Moncongnya menonjol dengan posisi mulut subterminal (berada agak di bawah kepala). Ukuran diameter mata ikan ini relatif besar. [1, 2, 3]
  • Sirip Punggung: Terdiri dari dua bagian yang terpisah. Sirip punggung pertama memiliki 8 jari-jari keras (duri), sedangkan sirip kedua berisi jari-jari lunak. [1, 2, 3]
  • Filamen Peraba: Memiliki 4 helai filamen panjang (benang rambut) di bawah sirip dada yang berfungsi sebagai alat peraba. [1]
  • Warna: Bagian punggung berwarna keperakan dengan corak hijau-tua atau abu-abu, sedangkan bagian perutnya berwarna putih keperakan murni.
2. Habitat dan Perilaku
  • Lingkungan Hidup: Hidup di perairan pantai, kawasan teluk, daerah muara, hingga perairan payau yang berlumpur.
  • Kedalaman: Biasanya berenang bebas secara berkelompok di lapisan air bagian bawah (demersal) dengan kedalaman hingga 33 meter.
  • Fungsi Alat Peraba: Karena sering hidup di air payau yang keruh atau berlumpur, filamen panjang di dadanya sangat membantu mendeteksi keberadaan mangsa.
  • Makanan Utama: Merupakan hewan karnivora yang memangsa udang-udangan kecil, kepiting, serta larva ikan lainnya. [1, 2, 3, 4, 5, 6]
3. Keunggulan Konsumsi
  • Tekstur & Rasa: Dagingnya padat, gurih, dan memiliki kandungan lemak alami yang membuat rasanya sangat lezat.
  • Bebas Duri: Berbeda dari ikan bandeng yang dipenuhi duri halus, ikan laosan sangat disukai karena hampir tidak memiliki duri di dalam dagingnya. [1, 2]

Tips Memilih

    tips memilih ikan laosan segar saat kamu membelinya di pasar tradisional atau supermarket:
    1. Cek Bagian Mata dan Insang
    • Mata: Pilih ikan laosan yang matanya masih jernih, bening, dan cembung (sedikit menonjol). Hindari jika matanya sudah keruh, rata, atau berwarna kemerahan. 
    • Insang: Buka tutup insangnya. Ikan laosan yang baru ditangkap memiliki insang berwarna merah tua cerah dan bersih. Jika warnanya sudah cokelat keabuan atau berlendir tebal, kualitasnya sudah menurun. 
    2. Periksa Tekstur dan Kulit
    • Tekstur Daging: Tekan perlahan bagian perut atau punggung ikan. Daging laosan yang segar terasa padat, kenyal, dan elastis (langsung kembali ke bentuk semula setelah ditekan). Jangan pilih jika dagingnya terasa lembek atau meninggalkan bekas cekungan jari.
    • Kulit dan Sisik: Kulit ikan harus terlihat berkilau keperakan alami dengan sisik yang masih menempel kuat dan rapat pada tubuhnya.
    3. Perhatikan Aroma dan Kondisi Fisik
    • Aroma: Cium bau ikan tersebut. Ikan laosan segar mengeluarkan aroma khas laut yang segar (bukan bau amis pekat, asam, atau busuk).
    • Filamen Peraba: Pastikan 4 helai benang peraba di bawah dadanya masih tampak utuh, karena ini merupakan penanda utama bahwa ikan belum banyak mengalami kerusakan fisik akibat penanganan yang kasar.
Spesifikasi
Nama Lokal LAOSAN
Nama Latin Eleutheronema tetradactylum
Tipe Air Ikan Laut
Ukuran 30 - 60 cm
Berat 0.2 - 0.5 kg
Aneka Olahan

Belum ada aneka olahan untuk ikan ini.

Produk Terkait

Belum ada produk untuk ikan ini.

Harga Benih

Belum ada harga benih untuk ikan ini.

Lihat info harga benih
Pembudidaya Terkait

Pembudidaya LAOSAN

Informasi pembudidaya yang membudidayakan LAOSAN, termasuk wilayah, kontak, dan titik lokasi bila tersedia.

Lihat Peta Pembudidaya
Belum Ada Data Pembudidaya

Belum ada pembudidaya yang terhubung dengan jenis ikan ini.

Pembenihan Terkait

Data Pembenihan LAOSAN

Informasi BBI penyedia benih, ukuran, harga, stok, dan akses detail lokasi.

Lihat Semua Harga Benih
Belum Ada Data Pembenihan

Belum ada BBI yang mencatat harga benih untuk ikan ini.

Ikan Lainnya