Isi Publikasi
Informasi resmi perikanan Kota Semarang.
Ringkasan Publikasi
Perikanan untuk Semua, Inklusif dan Berkelanjutan
SEMARANG – Dinas Perikanan Kota Semarang terus berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Semarang.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata bahwa edukasi dan pemberdayaan sektor perikanan tidak terbatas pada kelompok masyarakat tertentu, melainkan terbuka bagi semua kalangan tanpa terkecuali.
Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan dengan konsep budidaya ikan dalam ember yang mengintegrasikan pemeliharaan ikan dengan penanaman sayuran dalam satu wadah. Metode Budikdamber dipilih karena relatif sederhana, praktis, hemat tempat, serta dapat diterapkan di lingkungan rumah maupun fasilitas pendidikan.
Melalui penyampaian materi dan edukasi secara langsung, peserta mendapatkan pengetahuan mengenai dasar-dasar budidaya ikan, pemanfaatan ember sebagai media pemeliharaan, pengelolaan air, pemberian pakan, hingga pemanfaatan hasil budidaya.
Pelaksanaan kegiatan di lingkungan YPAC Semarang juga menjadi bukti bahwa Dinas Perikanan Kota Semarang berupaya menghadirkan kegiatan yang memperhatikan prinsip kesetaraan, kesempatan, dan partisipasi. Penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk memperoleh informasi, pengetahuan, keterampilan, serta kesempatan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Tidak hanya memberikan wawasan mengenai budidaya perikanan, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kreativitas, kemandirian, dan kepedulian terhadap pemanfaatan sumber daya pangan di lingkungan sekitar.
Dinas Perikanan Kota Semarang berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat, termasuk kelompok rentan dan penyandang disabilitas.
Melalui Budikdamber, Dinas Perikanan Kota Semarang ingin menegaskan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk belajar, berkarya, dan berdaya. Karena pelayanan publik yang baik adalah pelayanan yang memberikan kesempatan bagi semua orang untuk tumbuh dan berpartisipasi.